Sabtu, 01 Juli 2017

Wakapolda tegaskan pertemuan GNPF-Jokowi tak pengaruhi kasus Rizieq



Satudarahku - Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana menanggapi santai pertemuan antara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara saat Idul Fitri. Menurutnya, pertemuan itu hanya sebagai bentuk silaturahmi.

"Ya itu hal yang wajar lah, itu kan proses demokrasi, kita sikapi itu sebagai sikap silahturahmi, dan untuk kemasalahatan bangsa dan negara," ujarnya saat meninjau lokasi Taman Marga Satwa Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (28/6).

Suntana sekaligus menegaskan bahwa polisi tidak akan terpengaruh terkait pertemuan tersebut. Polisi memastikan tetap melanjutkan proses hukum yang menjerat pimpinan FPI Habib Rizieq Syihab.

"Ya kita tetap pada proses hukum lah, tidak terpengaruh terhadap pertemuan itu," tuturnya.

Sebelumnya pada Minggu (25/6), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan proses hukum kasus chat berkonten pornografi yang membelit pimpinan FPI Rizieq Syihab tetap berjalan dan tidak terpengaruh pertemuan GNPF dan Presiden.

"Tetap ya, tetap berjalan kasus itu, kita tetap on the track saja, semua sama di mata hukum sesuai dengan apa yang kita tuduhkan," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (27/6).

Rizieq berjanji bakal pulang dalam waktu dekat. Polisi menunggu kepulangannya sembari melengkapi berkas yang dibutuhkan.

"Kita tunggu saja, kita lengkapi berkas. Mudah mudahan segera kembali," tegasnya.

Terkait permintaan pengacara Rizieq untuk menghentikan kasus alias SP3, Argo memastikan tidak bisa memenuhi harapan itu. "Sementara tidak, kita lanjut penyidikan," singkatnya.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent