Selasa, 04 Juli 2017

Sopir Grab kembali demo dan siap tempuh jalur hukum



PERISTIWA - Ratusan pengemudi taksi online kembali menggelar aksi unjuk rasa menuntut insentif dan menolak pemutusan sepihak di depan kantor Grab, JakartaUtara, Selasa (4/7). Aksi unjuk rasa yang dijaga ketat polisi itu berlangsung sekitar dua jam, mulai pukul 10.000 Wib dan berakhir pukul 12.00 Wib

Koordinator aksi, Nuradim mengatakan, mereka menuntut hak-hak yang tidak dipenuhi pihak grab. Selain unjuk rasa, mereka juga akan mediasi dengan Grab di Kemenhub pada 10 Juli nanti.



"Kemarin sudah ada kesepakatan di Polda untuk bermediasi di Kemenhub pada tanggal 10 Juli tapi belum bisa dipastikan karena masih menunggu surat tembusan dari Kemenhub," ujarnya di depan kantor Grab, Plaza Maspion, Gunung Sahari, Jakarta Utara. Selasa (4/7).

Nuradim menuding manajemen Grab masih belum bisa menjelaskan tindakan suspend account yang terjadi kepada rekan-rekanya sesama driver. Manajemen hanya menuding para driver curang.

"Mereka masih belum bisa menjawab kami tapi sudah bikin pernyataan di media, bahwa driver online ini melakukan kecurangan," imbuhnya.



Jika setelah melakukan mediasi di Kemenhub tuntutan mereka tidak juga dipenuhi, pihaknya akan mengambil tindakan melalui jalur hukum. "Kami akan melaporkan pada hukum apa yg menjadi kerugian kami kepada pihak berwajib akan saya kejar sampai pengadilan," tegasnya.

Perwakilan manajer Qualitu Ansurance Grabcar, Anjar Rino Soko menemui massa pendemo. Dalam waktu dekat PT Grab Indonesia akan memberikan penjelasan terkait permasalahan tersebut.

"Dalam waktu dekat penjelasan secara rinci sedang disusun dan akan disampaikan dalam waktu satu dua hari ke publik,"

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent