Jumat, 21 Juli 2017

Polisi Balikpapan di-bullying rekan, pakai helm lalu baca Pancasila


PERISTIWA Anggota Bidang Propam Polda Kalimantan Timur, tengah mengusut dugaan bullying antar personel Polres Balikpapan. Korbannya adalah Bripda Hermanto. Dari kasus itu, tujuh orang anggota Polres Balikapan menjadi terperiksa.

Video aksi bullyng personel Polri di Balikpapan dan berdurasi sekira 1 menit 30 detik itu, menjadi viral di tengah warga Balikpapan. Video itu menayangkan Bripda Hermanto, oleh rekannya.

Hermanto belakangan diketahui personel Satuan Sabhara Polres Balikpapan. Dalam video itu, Bripda Hermanto tengah mengenakan helm, berdiri di depan sejumlah orang diduga rekannya sendiri, namun beda pangkat.

Hermanto diminta melafalkan bunyi Pancasila. Dia terlihat gugup, sehingga gagal melafalkan dengan benar. Bahkan, beberapa dari orang di depannya, memukul kepala Bripda Hermanto, dan menertawakannya.

Polda Kaltim bergerak cepat, menelusuri video itu, yang disebut-sebut sebagai personel Polres Balikpapan. Pelaku bullyng dan penyebar video itu jadi sasaran penyelidikan Propam.

Hasilnya, 7 personel Polres Balikpapan, diperiksa tim Propam Polda Kalimantan Timur, Rabu (19/7) lalu. Termasuk, saksi sekaligus korban, Bripda Hermanto.

"Ada 8 orang diperiksa, termasuk korban, terkait kasus bully dan dugaan pelanggaran disiplin ya, terkait perkara penyebaran video di media sosial," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana, dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (21/7).

Penyelidikan bakal terus berlanjut dan memeriksa saksi lainnya. Tidak hanya Bidang Propam, pemeriksaan juga dilakukan bersama petugas Provost yang kesemuanya berjumlah 8 orang.

Selain saksi korban Bripda Hermanto, 7 orang saksi terperiksa itu adalah Ipda Tf sebagai Kasi Propam, Aipda PS, Bripka IG, Bripka Hr, Bripka AJ, Brigpol PR serta Bripda YP.

"Yang jelas, kalau dari hasil pemeriksaan terbukti melakukan pelanggaran, tentu disanksi setimpal. Sementara penyebarnya, dijerat dengan Undang-undang ITE. Ini mencoreng citra institusi kepolisian," ungkap Ade.

"Pemeriksaan terus berlanjut ya. Sementara pelaku penyebaran video ini, masih kami dalami keterangan dari para saksi," tukasnya.


SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent