Selasa, 18 Juli 2017

Pengakuan siswa SMP di Palembang korban pencabulan nenek 80 tahun


PERISTIWA - Setelah sepuluh kali menjadi korban pencabulan yang dilakukan nenek berusia 80 tahun berinisial JW, AR (13) baru bercerita kepada orangtuanya. Pengakuannya pun cukup mengejutkan sehingga membuat keluarga melapor ke polisi.

AR mengaku, awal mula kejadian saat dirinya bermain di sekitar rumahnya kawasan Ilir Barat I, Palembang, beberapa bulan terakhir. Dia dipanggil terlapor untuk menemui ke rumahnya yang kebetulan masih bertetangga.

Tanpa mengetahui akal bulus terlapor, dengan polos AR menemuinya. Korban disuruh masuk lalu diajak terlapor ke kamarnya dan memaksanya berhubungan intim.

"Aku tidak bisa apa-apa karena dimarahi," ungkap korban AR saat memberikan keterangan di Mapolresta Palembang, Selasa (18/7).

Kejadian itu kembali terulang berkali-kali. Korban tak bisa mengelak lantaran diancam akan dibunuh terlapor, apalagi jika mengadu ke orangtuanya. Terkadang, terlapor memberikan uang sebesar Rp 15 ribu dengan maksud tutup mulut.

Sementara itu, ibu korban, RHN (33) mengaku baru mengetahui aksi cabul itu karena curiga jika JW datang bertandang ke rumahnya. Jika bertemu dengan AR, JW kerap terlihat berbisik, tidak diketahui apa yang dibicarakannya.

"Dari situlah saya baru tahu, anak saya cerita dia digituin (cabuli). Saya minta polisi menangkapnya," ujarnya.



SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent