Kamis, 20 Juli 2017

Parpol pro pemerintah lobi Gerindra dkk jelang paripurna RUU Pemilu


Satudarahku - Pengambilan keputusan 5 opsi paket isu krusial RUU Pemilu akan diputuskan di rapat paripurna DPR hari ini. Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan partai-partai pemerintah solid mendukung paket A. Ada sekitar 5 partai pendukung pemerintah yang bakal memilih opsi A di antaranya PDIP, Golkar, NasDem, Hanura dan PPP.

"Proses musyawarah menuju mufakat terus berlangsung dengan parpol di luar koalisi. Kalau yang di dalam koalisi insya Allah solid," kata Arsul saat dihubungi, Kamis (20/7).

Pihaknya berharap 5 paket isu krusial diupayakan dengan musyawarah mufakat. Namun jika musyawarah mengalami jalan buntu, mekanisme voting akan ditempuh.

"Musyawarah tetap kita utamakan, voting adalah pilihan paling akhir jika buntu," ujarnya.

Dalam rapat paripurna anggota-anggota DPR akan memilih lima opsi paket isu krusial yang telah disepakati. Lima paket itu yakni: Paket A, presidential threshold (20–25 persen), parliamentary threshold (4 persen), sistem pemilu (terbuka), alokasi kursi (3–10 kursi), metode konversi suara (saint lague murni).

Paket B, presidential threshold (0 persen), parliamentary threshold (4 persen), sistem pemilu (terbuka), alokasi kursi (3–10 kursi), metode konversi suara (quota hare).

Paket C, presidential threshold (10–15 persen), parliamentary threshold (4 persen), sistem pemilu (terbuka), alokasi kursi (3–10 kursi), metode konversi suara (quota hare).

Paket D, presidential threshold (10–15 persen), parliamentary threshold (5 persen), sistem pemilu (terbuka), alokasi kursi (3–8 kursi), metode konversi suara (saint lague murni).

Kemudian Paket E, presidential threshold (20–25 persen), parliamentary threshold (3,5 persen), sistem pemilu (terbuka), alokasi kursi (3–10 kursi), metode konversi suara (quota hare).

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent