Minggu, 16 Juli 2017

Pansus angket selidiki rekrutmen anggota LSM jadi pegawai KPK


Satudarahku - Anggota Pansus Angket KPK M Misbakhun menegaskan, pansus tetap berjalan meski ada gugatan yang diajukan pegawai KPK ke Mahkamah Konstitusi (MK). Misbakhun pun yakin, angket KPK dibentuk sudah sesuai dengan konstitusi.

"Kenapa sih menghadapi angket gini saja ribut-ribut amat, hadapi saja, kita berkeyakinan hak angket itu sah menurut konstitusi, angket tetap akan berjalan, ada atau tidaknya gugatan," ujarnya saat menghadiri pertemuan Ikatan Alumni STAN, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7).

Misbakhun juga mengatakan, pihaknya pada Senin (17/7) nanti akan bertemu dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian serta Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur untuk membicarakan perihal prosedur kepegawaian KPK.

"Kita besok pada hari senin kita dengan Kapolri dan Menteri PAN RB mengenai proses kepegawaian yang ada di sana. Sebagai lembaga negara, mereka itu fungsinya seperti apa, yang PNS seperti apa, yang penyidik seperti apa, yang direkrut dari LSM itu seperti apa," jelasnya.

Diketahui, juru bicara KPK, Febri Diansyah sebelumnya merupakan aktivis ICW. Kemudian, Febri direkrut menjadi fungsional Direktorat Gratifikasi KPK. Sebelum akhirnya sekarang menjabat sebagai juru bicara KPK.

"Prosedur, tata cara, tata kelolanya kepegawaiannya seperti apa, dan apakah Kementerian PAN RB sudah dilibatkan," tambahnya.

Menurut Misbakhun, semua proses kepegawaian KPK harus diperjelas karena menggunakan keuangan negara dalam pembiayaannya. "Dan rekrutmen terhadap orang-orang dari LSM yang bekerja di KPK itu bagaimana, karena semua yang ada di sana itu menggunakan keuangan negara," imbuhnya.

"Intinya kita tidak terpengaruh mau digugat atau tidak, hak angket itu tetap jalan," lanjutnya.

Di sisi lain, dalam penjelasannya, Misbakhun mengatakan, pihaknya akan memanggil KPK meskipun belum adanya tanggal pasti. Namun Misbakhun menambahkan, kemungkinan pemanggilan tersebut terjadi pada masa reses.

"Sudah cuma belum kita putuskan kapan, nanti kita tunggu proses, kita tidak reses," singkatnya.

Anggota DPR RI dari Partai Golkar ini pun meyakini, jika terjadi pemanggilan, KPK pasti akan datang. Meskipun selama ini, KPK tak mengakui adanya pansus angket tersebut.

"Enggak lah saya yakin datang, KPK kan baik," tandasnya.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent