Kamis, 20 Juli 2017

Pangeran Saudi ditangkap karena hajar orang dan diduga minum miras



PERISTIWA - Seorang anggota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Saud bin Abdulaziz bin Musaed bin Saud bin Abdulaziz, ditangkap polisi. Penyebabnya adalah diduga dia menganiaya dan menodongkan senjata ke arah warga.

Dilansir dari laman AFP, Kamis (20/7), penangkapan itu bermula dari tersebarnya beberapa video penganiayaan dilakukan pangeran itu di situs Youtube dan media sosial Twitter. Diketahui ada dua rekaman menampilkan tabiat buruk Saud.

Video pertama memperlihatkan Saud menodongkan senapan ke arah seorang lelaki yang kepalanya berdarah dan meminta ampun. Klip kedua menayangkan sekitar 18 botol minuman keras jenis whisky merek Johnnie Walker Red Label di atas sebuah meja, dan tumpukan uang. Padahal, miras dilarang keras dijual dan dikonsumsi di Saudi.

Ketiga adalah rekaman memperlihatkan seorang lelaki duduk di dalam mobil dan babak belur, serta dimaki-maki lantaran parkir sembarangan di depan rumah. Kemudian, ada juga tayangan tentang Saud memukul dan menampar seorang lelaki sedang duduk di kursi.

Raja Salman lantas memerintahkan aparat menyelidiki secara menyeluruh kejadian melibatkan Pangeran Saud, dan beberapa orang diduga rekannya, sehari setelah video itu beredar. Dia meminta tidak ada satu orang pun dibebaskan hingga diadili dengan hukum Islam. Raja Salman juga meminta warganya tidak takut dan mengawasi segala bentuk arogansi atau penyalahgunaan wewenang dilakukan keluarga kerajaan atau siapapun.



SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent