Kamis, 06 Juli 2017

Jaksa Agung minta kubu Hary Tanoe tak cari-cari alasan


PERISTIWA - CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi restitusi pajak PT Mobile 8 periode 2007-2009 oleh Kejaksaan Agung. Kuasa hukum Hary Tanoe, Hotman Paris Hutapea pun mempertanyakan pemanggilan terhadap kliennya.

Menurutnya, surat panggilan yang dilayangkan Kejagung sama persis dengan surat panggilan tahun lalu yaitu soal restitusi pajak PT Mobile 8. Menurutnya, putusan pra peradilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan kasus itu bukan kewenangan Kejaksaan tapi Ditjen Pajak, karena menyangkut pidana pajak.

Setelah putusan praperadilan, kata dia, pihak Kejaksaan mengeluarkan SP3. Karenanya, dia heran mengapa kini kasus itu setelah Pilgub DKI dibuka kembali oleh Kejaksaan Agung. Dia juga mempersilakan wartawan menanyakan kepada Jaksa Agung apakah ada kaitannya dibukanya kasus itu dengan pilgub DKI.

"Tanya sama pak Jaksa Agung," katanya di Gedung Kejaksaan Agung, Kamis (6/7).

Jaksa Agung HM Prasetyo pun angkat bicara atas pernyataan Hotman tersebut. Prasetyo meminta agar kubu Hary Tanoe tak mencari-cari alasan.

"Pilkada apa? Inikan kasus sebelum pilkada DKI, jangan suka mencari-cari lah, tadi ada SP3, sekarang Pilkada, nanti apalagi yang muncul?," katanya di waktu dan tempat berbeda di Kejaksaan Agung.

Selain Hary Tanoe, pihaknya juga akan memanggil sejumlah orang lainnya untuk diperiksa dalam kasus itu.

"Nanti kita tunggu saja," katanya.



SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent