Rabu, 19 Juli 2017

Ical tegaskan tak ada Munaslub gantikan Setnov sebagai Ketum Golkar


Satudarahku - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie sepakat dengan keputusan DPP Partai Golkar yang memutuskan tak akan melakukan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pasca penetapan tersangka Setya Novanto dalam kasus e-KTP.

"Kita sepakat sekarang tidak ada satupun Munaslub. Kita harapkan bahwa memberikan wewenang penuh untuk melakukan tugas-tugas sesuai dengan adanya keputusan keputusan munas yang lalu," katanya di kediamannya Jalan Kiyai Haji Mangun Sarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/7) malam.

Pria yang akrab disapa Ical ini menjelaskan, DPP Partai Golkar telah membuat 7 keputusan dalam rapat pleno yang dilakukan pengurus siang tadi. Atas tujuh kebijakan tersebut dia yakin proses kegiatan di internal partai tak akan terpengaruh dengan status tersangka Setnov.

"Partai Golkar tetap berjalan karena sifatnya kolektif kolega di dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Sebagai Ketum kan masih berhalangan tapi tetap ada satu ketua harian dan Sekjen yang akan melakukan tugas tugas itu," papar Ical.

Lantaran telah diputuskan dalam rapat pleno, Ical meyakini kader partai di tingkat daerah bakal menyetujui dan melaksanakan putusan-putusan yang telah ditetapkan.

Ical menambahkan, berpindahnya tugas-tugas fungsional Setnov kepada Ketua Harian dan Sekjen bukan berarti DPP membekukan kewenangan Setnov sebagai krim partai. Sebab, semua hal yang dilakukan partai semua masih bermuara dan dilaporkan kepada Setnov sebagai ketua unum partai.

"Kan semua dilaporkan ke Ketua umum," tandasnya.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent