Minggu, 02 Juli 2017

Gemuruh dan batu sebesar kepalan tangan saat Kawah Sileri meletus



PERISTIWA - Tujuh belas wisatawan dirawat di Puskesmas Batur 1 Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Mereka jadi korban saat Kawah Sileri di desa Kepakisan Kecamatan Batur meletus dan melontarkan material vulkanik. Ada yang menderita luka-luka, ada pula yang dilanda trauma sehingga mendapat perawatan di puskesmas.

Saat mengecek kondisi korban, Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara, Arif Rahman mengatakan, 17 korban berasal dari Kecamatan Peninggaran Pekalongan. Empat orang terluka akibat terkena material vulkanik yang berasal dari kawah Sileri.

"Batu sekepalan tangan. 4 orang yang terluka. Selain di kepala ada yang tergores di lengan kiri. Lainnya luka memar," ujarnya.

Di antara pengunjung, ada empat anak-anak berumur 2 tahun, 5 tahun, 9 tahun dan 12 tahun. Beberapa orang wisatawan tidak mengalami luka serius namun secara psikologis terguncang. "Mereka masih shock karena mendengar suara gemuruh yang keras," ujar Arif.

BPBD Banjarnegara tengah melakukan koordinasi dengan BPBD Pekalongan. Dari perkembangan kesehatan para korban akan diputuskan apakah korban akan dipulangkan atau harus menjalani rawat inap di fasilitas kesehatan di Banjarnegara.

Sedangkan terkait kejadian letupan kawah Sileri, pihak BPBD Banjarnegara masih melakukan cek lokasi. Mereka juga tengah berkoordinasi dengan BMKG untuk mengantisipasi potensi letupan susulan.

"Kami masih berkoordinasi dengan para pakar," ujarnya.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent