Sabtu, 15 Juli 2017

Dua pelaku bobol ATM di Tangsel dibekuk, ngaku belajar dari Youtube



PERISTIWA - Pelaku pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang kerap beraksi di sejumlah wilayah, mengaku belajar melakukan pembobolan uang dalam mesin ATM dari video di situs Youtube. Dari laman video tersebut, pelaku belajar banyak mengenai teknis, modus dan peralatan yang digunakan saat sedang beraksi.

Dedi Hendri (47) dan Darmin Wibowo (42) bukanlah pemain baru dalam menggasak uang tunai yang ada pada mesin ATM. Keduanya merupakan pemain lama yang beberapa kali melakukan pembobolan di Lampung, Bandung dan Tangerang.

Aksinya kali ini terungkap, setelah tim Reskrim Polsek Pondok Aren bertindak cepat setalah mendapati laporan sang korban. Dari tangan keduanya, Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa lembar kartu ATM BRI yang telah dimodifikasi, gergaji besi, dan belasan lembar kartu ATM berbagai jenis bank.

Diterangkan Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widianto, kejadian pembobolan dengan modus ganjal ATM itu terjadi di Jalan Maleo Raya, Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan pada Rabu (12/7).

"Modusnya dengan mengganjal kartu ATM korban dengan alat sederhana yang dimodifikasi, setelah kartu ATM korbannya tertelan, pelaku menguras habis isi rekening korban di mesin ATM itu," ucap Fadli, Jumat (14/7), di Mapolres Tangsel.

Dia menerangkan, kedua pelaku yang merupakan warga transmigrasi asal Lampung itu, bekerjasama dengan cara berpura-pura mengantre di mesin ATM. Saat sepi pelaku, Dedi memasang perangkap agar ATM korban tersangkut, selanjutnya dia pergi meninggalkan ATM itu.

Selanjutnya terang Fadli, pelaku atas nama Darmin, ikut berpura-pura mengantre dan oleh pelaku kedua yang sengaja berdiri di belakang calon korban, untuk mengintip PIN kartu ATM calon korbannya.

"Ketika kartu ATM korban tersangkut karena sebelumnya telah disiapkan oleh pelaku pertama. Pelaku kedua itu memberi saran kepada calon korban agar segera melaporkan pihak bank atas kejadian itu," jelasnya.

Korban yang panik, biasanya mengikuti saran pelaku dan meninggalkan mesin ATM yang tersangkut kartu ATM korban. "Pelaku kedua kemudian mengambil kartu ATM korban yang masih tersangkut, dengan cara mencongkel menggunakan gergaji besi," terang dia.

Setelah pelaku satu berhasil mengambil kartu ATM, korban itu kembali ke mesin ATM dan mengetahui percobaan aksi pencurian tersebut.

"Pelaku belum sempat menarik uang milik korban, karena telah tepergok dan diamankan," terangnya.

Aksi pencurian dengan pemberatan tersebut, diakui pelaku telah dilancarkannya berkali-kali. Sementara di Tangerang, pelaku mengaku pernah beraksi di Bintaro dan Cipondoh.



SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent