Jumat, 21 Juli 2017

Cabuli bocah AR, kejiwaan Nenek Jawo diperiksa


PERISTIWA - Penyidik berencana melakukan tes psikologi terhadap kejiwaan Nenek Jawo alias Harni (61) karena nekat mencabuli bocah AR (13) berkali-kali. Setelah rampung, berkas perkaranya akan dilimpahkan ke kejaksaan.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengungkapkan, tes kejiwaan penting dilakukan untuk mengetahui apakah psikologis tersangka terganggu atau dalam keadaan stabil saat dan usai melakukan pencabulan. Tes ini rencananya digelar besok, Sabtu (22/7).

"Besok penyidik bawa tersangka ke rumah sakit untuk tes psikologi. Ini mesti dilakukan sebagai bahan berkas perkara," ungkap Wahyu, Jumat (21/7).

Dia mengatakan, penyidik telah memeriksa lima orang saksi yang berasal dari keluarga korban dan tetangga. Semuanya menguatkan tuduhan bahwa tersangka benar-benar berbuat tak senonoh terhadap korban.

"Tersangka mengakui dan dikuatkan dengan keterangan saksi. Secepatnya berkas perkara kita limpahkan," ujarnya.

Diketahui, Nenek Jawo ditangkap polisi di rumahnya atas laporan korban AR terkait pencabulan, Kamis (20/7). Sehari diperiksa, Nenek Jawo yang sehari-hari bekerja sebagai tukang urut dan pemulung itu ditetapkan tersangka.

Dari pengakuannya, tersangka telah berbuat cabul terhadap korban sebanyak delapan kali, semuanya terjadi di dapur saat suaminya berasa di kamar. Aksi itu lantaran tersangka tidak tahan dengan ulah korban yang kerap memeluk dan menggesekkan kemaluannya dari belakang. Tersangka nekat berbuat lebih hingga melakukan tindak kriminal berupa perkosaan.


SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent