Selasa, 13 Juni 2017

Yogyakarta punya masjid berkubah warna-warni mirip Kremlin



PERISTIWA - Melintas di Jalan Yogyakarta-Solo Km 15 kita akan menemukan sebuah masjid berarsitektur unik, dengan kubah yang berwarna-warni layaknya bangunan di negeri dongeng. Masjid unik dengan 9 buah kubah berwarna-warni ini bernama Masjid An-Nurumi.

Menurut Bendahara Takmir Masjid An-Nurumi Slamet Budiono Jarod, masjid yang dibangun pada tahun 2005 ini berawal dari ide seorang pengusaha bernama Hajjah Umi Nursalim. Ketika itu Hajjah Umi Nursalim baru saja pulang beribadah haji darii Tanah Suci. Ketika pulang, Hajjah Umi Nursalim sempat singgah di Eropa Timur. Salah satunya mengunjungi Kremlin, Rusia.

"Beliau terinspirasi dari bangunan masjid di Kremlin, Setelah pulang beliau minta izin jika berkenan ingin membangun mesjid seperti yang ada di sana," ungkap Jarod saat ditemui merdeka.com baru-baru ini.

Hajjah Umi Nursalim pun, kata Jarod, segera berinisitif untuk memulai pembangunan masjid sepulangnya berkunjung dari Rusia. Masjid An-Nurumi memakan waktu pembangunan sekitar dua tahun. Di tahun 2007, Masjid berkubah sembilan bergaya Kremlin ini diresmikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.


"Sebenarnya masjid ini sama seperti masjid biasanya, kubahnya memang ada sembilan. Menurut kesepakatan ketika itu untuk mengenang dan mengetahui bahwa Islam disiarkan oleh sembilan wali, makanya kubahnya ada sembilan," ujar Jarod.

Masjid An-Nurumi memiliki luas bangunan yang tidak terlalu besar. Namun untuk salat Jumat bisa menampung hingga 200 jemaah. Bangunan didominasi warna putih baik di luar dan di dalam masjid. Satu kubah dengan dominan warna kuning dan biru berdiri paling tinggi sepanjang 26,5 meter. Sementara delapan lainnya enam meter lebih pendek dengan warna hijau dan merah.

Selain memiliki keunikan di kubah, Masjid An-Nurumi memiliki keunikan lainnya. Jika melongok ke dalam masjid, jemaah akan melihat lima lubang memanjang ke atas bekas dari kubah tersebut. Di dalam lubang tersebut terdapat gambar-gambar ornamen kaligrafi bertuliskan Asmaul-Khusna atau 99 nama-nama Allah.

"Itu yang membuat kaligrafinya lima anak panti asuhan dari Temanggung," tutur Jarod.

Berada di pinggir jalan utama yang menghubungkan antara Kota Yogyakarta dengan Kota Solo, tak pelak membuat Masjid An-Nurumi menjadi jujukan warga yang ingin menjalankan salat. Tak sedikit di antara yang singgah tersebut mengabadikan dengan mengambil gambar di depan masjid karena tertarik dengan bentuk arsitekturnya yang unik. Jamaah yang singgah untuk salat pun ternyata tidak hanya tamu dari luar daerah Yogyakarta namun beberapa pernah berasal dari luar negeri.

"Seingat saya pernah ada dari Malaysia, Turki dan Australia yang mampir ke sini. Katanya masjidnya unik dan warna-warni,".


SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent