Senin, 26 Juni 2017

Temukan buku bersampul ISIS, polisi periksa pemilik percetakan



PERISTIWA - Pihak kepolisian masih mendalami motif dan jaringan pelaku serangan terhadap Mapolda Sumatera Utara yang juga menewaskan seorang polisi, Aiptu Martua Sigalinging. Ada 12 orang yang diperiksa sebagai saksi. Analis Kebijakan Madya Biro Penmas Divhumas Polri, Kombes Sulistyo Pudjo mengatakan salah satu saksi yang diperiksa adalah SY. Dia merupakan pemilik percetakan Multi Grafika.

"Polisi juga memeriksa SY, pemilik percetakan Multi Grafika dan seorang karyawan percetakan," ungkapnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/4).

Pemeriksaan ini merupakan pengembangan dari ditemukannya buku berlambang ISIS saat polisi menggeledah rumah terduga pelaku yakni SP. Di buku itu tertera nama percetakan milik SY.

"Ya tadi mencetak buku dengan sampul lambang ISIS. Kemudian telah dilakukan juga penyitaan di percetakan (milik SY). Yang disita adalah master pelat untuk mencetak buku yang tertulis lambang ISIS," katanya.

Polisi belum menarik kesimpulan apapun terkait percetakan itu. Termasuk kemungkinan buku yang dicetak SY akan digunakan untuk keperluan terbatas atau untuk disebarkan ke masyarakat.

"Apakah dipakai sendiri atau orang lain akan dilakukan pendalaman. Makanya dibawa pemilik Multi Grafika keterlibatannya sejauh mana," ujarnya.

Selain buku berlambang ISIS, barang bukti lainnya yang polisi dapatkan setelah menggeledah rumah SP adalah bendera ISIS, gambar khalifah ISIS atau khalifah Al Baghdadi, VCD, laptop, komputer, dan parang.


SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent