Kamis, 22 Juni 2017

Sidak, Pemkot Solo temukan daging gelonggongan dan hati bercacing


PERISTIWA - Menjelang perayaan Idul Fitri 2017, Pemkot Solo gencar melakukan sidak peredaran daging ke sejumlah pasar tradisional. Sasarannya adalah daging sapi yang dijual di pasar maupun kios milik warga. Dalam sidak yang digelar Kamis (22/6) pukul 03.00 dini hari, tim gabungan menemukan puluhan kilogram (kg) daging sapi gelonggongan dan hati bercacing.

Sedikitnya 75 kilogram (kg) daging sapi gelonggongan siap jual ditemukan tim gabungan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP), Dinas Perdagangan (Disdag), Satpol PP serta aparat kepolisian di sejumlah pasar tradisional. Tim juga menemukan hati bercacing di Toko Lembu Katon Jagalan. Sidak dilakukan di Pasar Legi, Pasar Nusukan, Toko Lembu Katon Jagalan, dan lainnya.

"Daging sapi gelonggongan yang memiliki kadar air sebagian besar didatangkan dari luar Solo. Sebenarnya tidak berbahaya, tapi merugikan konsumen," ujar Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKPP Solo, Evi Nurwulandari.

Evi mengatakan, ada unsur rekayasa memperberat bobot daging dengan cara meminumkan dan mengisi air sebanyak-banyaknya kepada sapi yang hendak disembelih. Sehingga daging tersebut tergolong daging yang tidak Asuh (Aman Sehat Utuh dan Halal).

Daging gelonggongan, lanjut Evi, memiliki kadar keasamanMenjelang perayaan Idul Fitri 2017, Pemkot Solo gencar melakukan sidak peredaran daging ke sejumlah pasar tradisional. Sasarannya adalah daging sapi yang dijual di pasar maupun kios milik warga. Dalam sidak yang digelar Kamis (22/6) pukul 03.00 dini hari, tim gabungan menemukan puluhan kilogram (kg) daging sapi gelonggongan dan hati bercacing.

Sedikitnya 75 kilogram (kg) daging sapi gelonggongan siap jual ditemukan tim gabungan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP), Dinas Perdagangan (Disdag), Satpol PP serta aparat kepolisian di sejumlah pasar tradisional. Tim juga menemukan hati bercacing di Toko Lembu Katon Jagalan. Sidak dilakukan di Pasar Legi, Pasar Nusukan, Toko Lembu Katon Jagalan, dan lainnya.

"Daging sapi gelonggongan yang memiliki kadar air sebagian besar didatangkan dari luar Solo. Sebenarnya tidak berbahaya, tapi merugikan konsumen," ujar Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKPP Solo, Evi Nurwulandari.

Evi mengatakan, ada unsur rekayasa memperberat bobot daging dengan cara meminumkan dan mengisi air sebanyak-banyaknya kepada sapi yang hendak disembelih. Sehingga daging tersebut tergolong daging yang tidak Asuh (Aman Sehat Utuh dan Halal).

Daging gelonggongan, lanjut Evi, memiliki kadar keasaman (PH) rata-rata 6,25. Sedangkan daging normal PH-nya hanya sekitar 5,5-5,8. Daging sapi gelonggongan ini dipasok dari Boyolali. Sementara itu, temuan hati sapi bercacing di Toko Lembu Katon Jagalan disita untuk dimusnahkan. Sedangkan untuk daging gelonggongan diminta untuk digantungkan.

Evi mengaku, pihaknya kesulitan untuk menjerat para pelaku daging gelonggongan tersebut. Kewenangan untuk menjatuhkan hukuman, menurut dia, ada di tangan aparat kepolisian. Para penjual daging sapi gelonggongan, lanjut dia, bisa dijerat dengan tiga Undang-undang (UU), yakni UU Peternakan dan Kesehatan Hewan, UU Perlindungan Konsumen dan UU Pangan.

"Hasil sidak ini akan ditindaklanjuti aparat kepolisian dan mereka kami libatkan dalam sidak,” pungkasnya. (PH) rata-rata 6,25. Sedangkan daging normal PH-nya hanya sekitar 5,5-5,8. Daging sapi gelonggongan ini dipasok dari Boyolali. Sementara itu, temuan hati sapi bercacing di Toko Lembu Katon Jagalan disita untuk dimusnahkan. Sedangkan untuk daging gelonggongan diminta untuk digantungkan.

Evi mengaku, pihaknya kesulitan untuk menjerat para pelaku daging gelonggongan tersebut. Kewenangan untuk menjatuhkan hukuman, menurut dia, ada di tangan aparat kepolisian. Para penjual daging sapi gelonggongan, lanjut dia, bisa dijerat dengan tiga Undang-undang (UU), yakni UU Peternakan dan Kesehatan Hewan, UU Perlindungan Konsumen dan UU Pangan.

"Hasil sidak ini akan ditindaklanjuti aparat kepolisian dan mereka kami libatkan dalam sidak,” pungkasnya.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent