Jumat, 23 Juni 2017

Seskab soal rekonsiliasi: Jangan nanya soal Rizieq lagi


Satudarahku - Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab mengusulkan dibentuk forum rekonsiliasi antara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) dengan pemerintah. Sekretaris Kabinet Pramono Anung tak mau ambil pusing dengan usulan tersebut.

"Jangan nanya soal Rizieq lagi," tegas Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan,Jakarta, Kamis (22/6).

Diberitakan sebelumnya, usulan Rizieq soal rekonsiliasi ini disampaikan oleh pakar hukum Yusril Ihza Mahendra. Yusril mengaku diminta langsung oleh Rizieq untuk menjadi perwakilan pihak GNPF. Mantan Menteri Hukum dan HAM ini pun menyambut permintaan tersebut.

"Saya berpendapat adanya rekonsiliasi antara GNPF MUI, Habib Rizieq dan sejumlah tokoh ulama yang lain, serta para aktivis yang dituduh makar sangatlah penting bagi memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa," katanya di Hotel Sahid Jakarta, Rabu (21/6).

"Saya di sini berkeyakinan bahwa para tokoh itu semuanya beritikad baik untuk memajukan umat, bangsa dan negara. Bahwa mereka sering berbeda pendapat dengan pemerintah adalah merupakan sesuatu yang wajar dalam berdemokrasi," tambah Yusril.

Dia mengungkapkan, tidak akan memihak kepada siapapun dalam forum rekonsiliasi. Bahkan, politisi PBB ini siap membuat formula yang dapat diterima kedua pihak demi kesatuan dan persatuan bangsa.

"Dalam formula rekonsiliasi yang ada dalam pikiran saya, saya berkewajiban untuk menjaga harkat dan martabat semua pihak. Saya tidak ingin ada salah satu pihak yang merasa berada di atas angin dan pihak lain merasa terusik harkat dan martabatnya," tutup Yusril.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent