Selasa, 06 Juni 2017

Deretan tim khusus polisi pemburu gangster jalanan


PERISTIWA - Keberadaan sekelompok remaja diduga gangster belakangan bikin resah masyarakat baik di Jakarta maupun daerah penyangga ibu kota. Mereka kerap beraksi menyerang warga tanpa alasan jelas.

Sejumlah warga mengaku menjadi korban kebrutalan aksi gangster tersebut. Pihak kepolisian pun langsung bertindak dengan membentuk tim khusus untuk menangani para gangster jalanan ini.

Seperti di Depok, Jawa Barat. Tim Penjaga Gangguan Anti Kerusuhan (Jaguar) dibentuk Polres Depok dalam menanggulangi kejahatan jalanan.

Tim Jaguar dibentuk 18 Oktober 2014. Para personelnya berasal dari unit Sabhara, Reserse dan Intel yang berjumlah 25 orang dan dilakukan penyeleksian yang ketat terhadap mereka.

Bahkan kinerja Tim Jaguar mendapat apresiasi dari Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Kapolri memuji peran dan kehadiran Tim Jaguar di tengah masyarakat.

"Saya merasa bangga dan ingin menyampaikan apresiasi kepada Tim Jaguar," kata Tito, Sabtu (3/6).

Kapolri mengaku menyaksikan tayangan aksi tim Jaguar menghalau ormas yang hendak melakukan sweeping. Video itu viral di media sosial.

Sementara Polrestabes Bandung membentuk tim khusus yang dinamakan Tim Prabu untuk mencegah ulah geng motor yang meresahkan. tim khusus Prabu diterjunkan untuk mengintai para pelaku kejahatan jalanan di Kota Bandung.

Kasus C3 (Pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan) kali ini kembali marak menjadi fokus tim khusus Prabu. Yang cukup menjadi perhatian adanya aksi pembegalan di kawasan Dago dan Tamansari.

Tim Prabu dibentuk dengan melibatkan seluruh fungsi kepolisian di Polrestabes Bandung. mulai Laka Lintas, Reserse, Narkoba, Sabhara.

Sedangkan Kepolisian Resor Metro Bekasi membentuk Tim Cobra. Tim ini dibentuk untuk menangkal ancaman gangguan keamanan, dan ketertiban masyarakat seperti tawuran antar pemuda, serta ancaman geng motor di wilayah setempat.

"Tim ini akan menjami keamanan, dan kenyamanan warga," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Asep Adi Saputra, Senin (5/6).

Asep menuturkan, sebetulnya embrio tim tersebut sudah ada, yaitu Tim Anti Teror (TAT). Bahkan, tim tersebut sudah terdidik oleh Datasemen D Brimob Polda Metro Jaya. Karena tuntutan tugas, tim tersebut menjadi Tim Cobra.

"Tim baru ini memiliki kemampuan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan, tapi tetap mengedepankan upaya preventif," kata Asep.

Ia menambahkan, tim dilengkapi dengan kendaaraan dan senjata khusus, mereka akan menyisir area rawan kriminal untuk menangkal aksi tawuran pemuda, geng motor atau ancaman kamtibmas lainnya.

"Tim berjumlah 15 orang terbagi menjadi dua unit, tim menyisir daerah rawan aksi kriminalitas, serta ganguan keamanan lainnya," kata dia.



SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent