Selasa, 02 Mei 2017

Ribuan rumah di 5 kecamatan di Kutai Timur terendam banjir


PERISTIWA - Ribuan rumah di lima kecamatan di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, terendam banjir sedalam satu meter sejak Sabtu (29/4). Guyuran hujan deras sejak sehari sebelumnya, menyebabkan Sungai Telen meluap. Banjir berdampak terhadap ribuan kepala keluarga.

Keterangan diperoleh dari Pusdalops BPBD Kalimantan Timur, banjir parah di antaranya di tujuh desa di Kecamatan Muara Ancalong. Di kecamatan itu, tidak kurang dari 3.000 KK terdampak banjir.

"Ya, ada 3.540 KK yang ada di 7 desa, berdampak banjir. Itu di Muara Ancalong saja ya, dengan ketinggian air rata-rata 1 meter, hampir di semua desa," kata Kepala BPBD Kalimantan Timur Chairil Anwar saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (2/5).

Desa yang terdampak banjir, seperti Desa Senyiur sekitar 600 KK, Desa Kelinjau Ilir sekitar 487 KK, Desa Kelinjau Ulu sekitar 1.026 KK, Desa Long Nah 612 KK, Desa Gemar Baru sekitar 240 KK, Desa Muara Dun 188 KK serta Desa Long Tesak sekitar 387 KK.

"Tim dari BPBD Kutai Timur, sekarang sedang di lapangan untuk mengecek kembali, memverifikasi data-data yang diterima dari kades ya," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Penanggulangan Bencana BPBD Kutai Timur Romy menerangkan, sementara ini, timnya belum sampai menjangkau desa-desa yang ada di Kecamatan Muara Ancalong.

"Ya, informasi yang kita terima memang tergenang. Tapi personel kami masih memantau banjir yang sama, di Kecamatan Telen," kata Romy.

"Semuanya ada lima kecamatan yang banjir ya. Ketinggian air, ada yang bertahan, ada yang surut. Anggota kami masih cek di Kecamatan Telen, dan sekarang banjir di Telen cenderung aman," ujarnya.

Lantaran lokasi yang berada cukup jauh di pedalaman, tim BPBD Kutai Timur, belum sampai kepada verifikasi keseluruhan kecamatan terdampak banjir.

"Sebab banjir ini memang karena hujan beberapa hari terakhir ini. Soal validasi jumlah KK masih proses ya," ungkap Romy.

Seperti banjir yang juga ada di Kecamatan Busang misalnya, memang warga mengungsi ke balai desa, dan juga ke rumah keluarga mereka yang cenderung lebih tinggi.

"Tapi masyarakat ini, juga cenderung terbiasa dengan banjir ini," 




SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent