Jumat, 12 Mei 2017

Relawan tolak bubar sebelum Ahok kasih kabar



Satudarahku - Massa pendukung Basuki T Purnama (Ahok) terus berdatangan memenuhi halaman Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Mereka terus memberi dukungan untuk kebebasan Ahok dalam kasus penistaan agama. Bahkan jumlahnya semakin banyak hingga dan tak segan untuk menginap.

Derasnya dukungan itu membuat halaman Mako Brimob dibanjiri masyarakat mayoritas berbaju kotak-kotak. Pakaian ini sekaligus simbol bahwa mereka pendukung setia. Keputusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memberi vonis dua tahun penjara kepada Ahok, membuat mereka mendesak pembebasan lewat gerakan massa.

Para relawan semakin membludak akibat bertepatan pada libur nasional Hari Raya Waisak, Kamis kemarin. Saking penuhnya, halaman depan Mako Brimob bak tempat wisata. Apalagi sebagian relawan juga membawa anak-anaknya.

Sebagian pendukung Ahok memanfaatkan halaman rumput Mako Brimob sebagai tempat bersantai. Kondisi semakin meriah dengan keberadaan para pedagang kaki lima. Momen ini menjadi peruntungan mereka. Banyak para pedagang menjual minuman dingin maupun gorengan.


Massa semakin banyak ketika para relawan Ahok dari balai kota tiba di Mako Brimob. Para pendukung Ahok berada di balai kota DKI Jakarta patungan menyewa Kopaja. Tujuannya ramai-ramai 'geruduk' Mako Brimob. Mereka hadir untuk menjenguk sekaligus memberi dukungan buat Ahok.

"Ini donatur kita-kita ini ingin ke Mako tapi enggak ada kendaraan kalau teman-teman mau pergi kita minta donatur dari masing-masing orang kita kumpulkan," Koordinator patungan, Rifin (50).

Warga Roxy, Jakarta Barat, ini menuturkan, uang berhasil di kumpulkan para simpatisan tersebut mencapai Rp 2 juta. "Sekarang sudah Rp 2 juta kita sudah pesan Kopaja jurusan Kampung Melayu-Tanah Abang satu sama Mikrolet Senen-Kota satu, ini kita mau tambah satu mobil lagi," ujarnya.

Ada lagi cerita lain dari para pendukung Ahok. Mereka rela bermalam di pinggir jalan halaman Mako Brimob. Seperti dilakukan Yudho Aribowo (41). Salah seorang relawan mengaku mengikuti di mana saja Ahok ditahan. Mulai dari Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur hingga sekarang di Mako Brimob.

"Saya sudah dari Rabu pagi di sini. Nginep bareng temen-temen, demi Ahok ini," kata Yudho.


Dirinya berjanji tetap bertahan di Mako Brimob sampai Ahok dibebaskan. "Setia saya nunggu Pak Ahok, dia (Ahok) harus bebas. Sampai kapanpun saya akan tetap tungguin di sini," tegasnya.

Ketika ingin bermalam, Yudho menceritakan, sempat diminta polisi untuk kembali pulang. Namun, dia dan relawan lainnya kukuh bertahan. Sesuai janjinya, menunggu Ahok bebas. Meski nantinya diusir paksa kepolisian, Yudho janji tetap bertahan.

"Saya sama temen-temen semalam sudah disuruh pulang sama polisi, tapi kami semua tetap bertahan sama temen-temen (relawan Ahok) yang lain. Biar sampe ditendang atau diusir paksa pun kita enggak akan takut, yang penting intinya pak Ahok harus bebas, karena enggak bersalah," tegasnya.

Pada sore hari, Ahok memberi kabar kepada para relawan. Apalagi jumlah massa semakin banyak. Kabag Ops Korp Brimob Kombes Waris Agono, akhirnya memutuskan untuk menghubungi Ahok via handy talky (HT) dan pengeras suara.


Dalam isi pembicaraannya, Ahok menyatakan dalam kondisi bai di dalam Mako Brimob. "Teman-teman pendukung saya yang di Brimob saya imbau untuk membubarkan diri," kata Ahok dari pengeras suara, Kamis (11/5).

Tidak begitu jelas ucapan Ahok melalui alat komunikasi radio itu. Namun, ditegaskan bahwa dirinya dalam kondisi sehat dan baik. "Ini markas Brimob. Ini wilayah Depok, saya sudah aman di sini. Kondisi saya sehat, baik," ungkapnya.

Maka dari itu, dia mengimbau massa segera membubarkan diri. Terlebih hari ini adalah libur nasional Hari Raya Waisak. "Kalau sayang saya silakan membubarkan diri," terang Ahok. Sayangnya, massa belum membubarkan diri. Masih banyak di antara mereka memilih dan berjanji bertahan hingga Ahok bebas.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent