Minggu, 21 Mei 2017

Raket badminton jadi barang bukti penganiayaan Brigdatar Adam


PERISTIWA - Penyidik Direktorat Reskrimum (Ditreskrimum) Polda Jateng berhasil mengamankan 18 barang bukti dari hasil penyelidikan kasus penganiayaan yang dilakukan 14 tersangka taruna tingkat 3 terhadap Brigdatar Mohammad Adam.

Barang bukti ini yang berhasil diamankan oleh penyidik di tempat terjadinya penganiayaan yang menewaskan Brigdatar Mohammad Adam terjadi di Gudang Barak Flat A Lantai 2 taruna tingkat 3 Kompleks Akademi Kepolisian (Akpol) Jalan Sultan Agung Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah.

"Barang bukti yang kita sita ada 18 barang bukti. (Ditemukan) Di Gudang ukuran 4 kali 8 meter," tegas Kapolda Jateng Condro Kirono saat jumpa pers di Ruang Loby Mapolda Jateng Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (20/5) malam.

"Ini ada almunium warna silver ukuran 56 diameter 2 senti, kunci sepeda. Kemudian ada sarung tangan," ungkapnya.

Selain kopel rim yang diamankan, Condro membeberkan ada juga barang bukti berupa raket badminton yang diduga digunakan taruna Akpol tingkat 3 untuk menganiaya Brigdatar Mohammad Adam hingga tewas.

"Kemudian ada kopel rim. Ini ada raket badminton juga. Sama satu lagi tongkat kayu bulat warna coklat," terangnya.

Kemudian juga ada barang bukti berupa obat-obatan seperti obat gosok dan minyak kayu putih sebagai bukti upaya menyadarkan Brigdatar Mohammad Adam yang sempat pingsan akibat penganiayaan 14 seniornya.

"Termasuk juga enggak kita bawa ke sini ada minyak kayu putih, kipas angin. Kemudian obat gosok. Kenapa disita? Karena memang pada saat jatuh lemas itu ada upaya untuk menyadarkan. Digosok minyak kayu putih, diberi kipas angin," pungkasnya



SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent