Senin, 08 Mei 2017

Prabowo Subianto mendadak jenaka, ada apa?


Satudarahku - Pasca gagal menjadi wakil presiden pada Pemilu 2009 lalu, nama Prabowo Subianto sempat meredup. Prabowo tak ada kabar berita, jarang terlihat di publik, apalagi media massa meskipun menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra kala itu.

Prabowo baru kembali muncul jelang Pemilu 2014. Hingga akhirnya dicalonkan sebagai capres berdampingan dengan Hatta Rajasa sebagai cawapres. Dewi fortuna masih belum memihak pada mantan Danjen Kopassus. Prabowo kembali kalah dengan sosok merakyat dan lucu ditampilkan oleh Joko Widodo.

Nampaknya, kini putra begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo itu tak mau mengulang kesalahan. Pasca kalah di 2014, Prabowo ambil alih Gerindra langsung menjadi ketua umum partai. Dia kerap disorot muncul di publik dan disorot banyak media.

Menariknya, kini Prabowo tak seperti biasanya. Prabowo yang dikenal galak, tegas dan tak pernah bercanda itu kini tampak lebih kalem. Terlihat dari sejumlah aksinya di atas panggung yang disorot media massa.

Saat pidato kemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilgub DKI 2017 misalnya. Prabowo tampak jenaka, rileks, penuh canda dan tawa. Bahkan, pada kesempatan itu, Prabowo sempat memperagakan leluconnya bak stand up comedy. Hal ini membuat banyak orang tertawa sembari bertanya-tanya, kenapa sosok Prabowo berubah drastis.

Pengamat pusat studi politik Unpad, Muradi menilai, perubahan Prabowo yang menjadi lebih humoris tersebut merupakan salah satu bentuk komunikasi politik. Dimana Prabowo ingin menyakinkan publik bahwa selain tegas, ia juga punya sisi lain yang lebih santai.

"Dia ingin terlihat rileks sebagai pemimpin," kata Muradi, kepada merdeka.com, Minggu (7/5).

Lebih lanjut, Muradi mengatakan, tidak ada hal yang luar biasa terkait perubahan Prabowo tersebut. Apalagi jika harus dikaitkan dengan pemilihan presiden (Pilpres) 2019 sudah di depan mata.

"Enggak ada hal yang luar biasa dengan cara dia melawak dan sebagainya, saya melihatnya sebagai komunikasi, supaya dia tidak kelihatan seolah-olah dia sangat keras dan tegas," ujar Muradi.

Muradi berpendapat, selama ini sebagian besar masyarakat Indonesia telah memposisikan Prabowo sebagai pemimpin yang tegas, karena itulah dalam momentum kemenangan Anies-Sandi dalam Pilkada DKI ini, Prabowo sekaligus ingin menunjukkan sisi lain dirinya yang selama ini mungkin belum banyak diketahui publik.

"Karena dia happy sekarang memenangkan Anies-Sandi. Sesuatu yang alamiah aja dia sebagai pemimpin karena dia happy dengan melawak," ungkap Muradi.

Meski demikian, Muradi menilai, Prabowo tidak akan merubah imej-nya secara keseluruhan menjadi seorang pemimpin yang suka melakukan hal yang lucu atau lawakan.

"Backgroundnya dia gak bisa kayak Jokowi, dia tidak akan merubah ke arah sana (Suka melucu), ini hanya membuat suasana menjadi rileks saja," pungkas Muradi.

Sebelumnya, Ketum Partai Gerinda Prabowo Subianto menyampaikan pidato politiknya usai penetapan Anies Baswedan- Sandiaga Uno sebagai pemenang Pilgub DKI oleh KPU DKI Jakarta. Dalam pidato kali ini, wajah Prabowo terlihat bahagia.

Prabowo yang biasa tegas pun menyisipkan guyonan dalam pidatonya.

"Saya pembicara kelima jadi agak repot karena yang baik dan bagus sudah dibicarakan. Jadi gw mau ngomong apalagi. Jangan terlalu banyak bicara, harus benar-benar hati-hati. Nanti lu nuduh gw makar gila lu ha-ha-ha. Jadi saya tidak akan bicara panjang lebar," kata Prabowo dengan wajah ceria di Museum BI.

Tidak pada momen itu saja, saat hadir dalam acara nazar warga Madiun ketika Anies-Sandi menang Pilgub DKI. Prabowo juga mengeluarkan lawakannya di depan masyarakat banyak.

Saat itu Sandi melaunching sepatu OK OCE. Di situ, Prabowo dapat sepatu gratis.

"Aku juga dapet, makasih sepatunya, tapi kalau lu (ke arah warga) harus bayar," ujar Prabowo sambil tersenyum disambut tawa para warga.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent