Kamis, 11 Mei 2017

Polisi amankan delapan provokator saat aksi dukung Ahok di Yogya


PERISTIWA - Polresta Yogyakarta menahan delapan orang atas dugaan melakukan provokasi saat ribuan massa menggelar aksi solidaritas untuk Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) di Tugu Yogyakarta, Rabu (10/5) malam. Kedelapan orang yang ditahan berasal dari kelompok lain yang berbeda dan tidak ikut dalam barisan aksi solidaritas untuk Ahok.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Tommy Wibisono menuturkan, delapan orang itu ditangkap petugas di beberapa titik tak jauh dari titik kumpul aksi massa solidaritas untuk Ahok. Kedelapan orang itu diduga melakukan provokasi dengan mengeluarkan teriakan-teriakan.

"Delapan orang kami tangkap. Empat saat aksi masih berlangsung dan empat lagi setelah aksi selesai. Mereka ditangkap karena mengeluarkan teriakan provokatif yang bisa memicu kericuhan," ujar Tommy saat dihubungi, Kamis (11/5).

Setelah diamankan dan digeledah, beberapa orang ternyata membawa benda-benda yang bisa membahayakan. Salah satunya besi pemukul.

"Masih kami lakukan pemeriksaan. Saat ini kedelapan orang itu masih kami amankan di Polresta Yogyakarta. Masih kami dalami dari kelompok mana dan apa tujuan mereka," ungkap Tommy.

Jika dalam pemeriksaan terbukti ada upaya untuk memprovokasi yang bertujuan membuat ricuh suasana saat berlangsungnya aksi di Tugu Yogyakarta, pihaknya akan melakukan proses hukum.

"Kami tidak main-main. Kami menjaga agar Yogyakarta yang kita cintai ini tetap kondusif. Penegakan hukum akan kita lakukan pada semua upaya yang ingin membuat Yogyakarta menjadi tidak aman dan damai," tegas Tommy.



SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent