Jumat, 12 Mei 2017

Pimpinan anggota polisi intimidasi wartawan di Palembang minta maaf


PERISTIWA - Insiden perampasan HP dan penghapusan foto serta video hasil liputan wartawan saat penggerebekan rumah pelaku kejahatan di Palembang oleh anggota Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, diakui sebagai kesalahan. Pihak kepolisian pun menyampaikan maaf atas peristiwa itu.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengungkapkan, permintaan maaf disampaikan langsung oleh atasan yang bersangkutan kepada wartawan. Dia menyadari tindakan polisi berpangkat brigadir itu di luar rencana.

"Ya, mereka sudah meminta maaf, disampaikan oleh kanitnya," ungkap Wahyu saat dihubungi merdeka.com, Jumat (12/5).

Menurut dia, rombongan anggota Polda Metro Jaya yang datang ke Palembang juga telah bertemu dengan awak media. "Sudah mengobrol, mereka (polisi) menyesalkan kejadian itu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, penggerebekan rumah milik terduga gembong penipuan online di Palembang oleh anggota Polda Metro Jaya dan Mapolresta Palembang diwarnai insiden kekerasan terhadap jurnalis. Seorang anggota Polda Metro Jaya menghapus semua foto dan video penggerebekan dari handphone wartawan.

Kekerasan tersebut dialami Sri Hidayatun, salah satu wartawan media cetak di Palembang. Peristiwa itu terjadi saat Sri bersama enam wartawan lain sedang melakukan peliputan penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Bungaran I, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Rabu (10/5).

Para wartawan menuju lokasi mengendarai mobil. Lantaran khawatir kehilangan momentum, Sri mengambil foto sekaligus video penggerebekan dari dalam mobil begitu tiba di lokasi.

Ternyata aksinya diketahui salah satu anggota polisi yang mengaku dari Polda Metro Jaya. "Hey, kamu lagi ngapain, kenapa ambil-ambil foto," kata Sri menirukan teriakan anggota tersebut.

Sambil tergesa-gesa, anggota yang tidak diketahui namanya itu menuju mobil wartawan dan menghampiri korban yang duduk di bagian depan. Anggota itu langsung merampas HP Sri dan menghapus semua foto dan video penggerebekan.

"Saya turun dari mobil, waktu itulah anggota itu hapus semuanya. Saya tidak bisa apa-apa karena takut," ujarnya.



SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent