Rabu, 17 Mei 2017

Kasus korupsi Alquran, KPK periksa mantan anggota DPR dari Demokrat


PERISTIWA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan anggota Komisi VIII DPR, fraksi Demokrat periode 2009-2014, Nurul Iman Mustofa, pada hari ini, Rabu (17/5).

Iman akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi dua proyek pada Kementerian Agama (Kemenag) tahun anggaran 2011-2012 atas tersangka Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq.

Sebelumnya, Iman juga pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut pada Jumat (12/5). Hari ini KPK menjadwalkan kembali Iman untuk diperiksa atas tersangka Fahd dalam dua korupsi yaitu pengadaan Al Quran dan pengadaan alat laboratorium Madrasah Tsanawiyah di Kementerian Agana.

"Hari ini kami memanggil kembali yang bersangkutan dan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FEF (Fahd El Fouz) atas korupsi pengadaan Al Quran dan alat laboratorium MTS di Kementerian Agama RI," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya.

Seperti diketahui, Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd A Rafiq resmi ditetapkan tersangka lantaran diduga melakukan korupsi pada dua proyek Kemenag. Dua proyek di Kemenag tersebut yakni, proyek pengadaan Alquran dan proyek pengadaan alat laboratorium Madrasah Tsanawiyah tahun anggaran 2011-2012.

Fahd diduga menerima uang hingga Rp3,4 miliar dari total keseluruhan dua proyek tersebut sebesar Rp14,8 miliar. Fahd sendiri merupakan tersangka ketiga dalam kasus korupsi ini setelah mantan anggota Komisi VIII DPR, Zulkarnaen Jabar dan putranya, Dendy Prasetya dijebloskan ke penjara terlebih dahulu.

Atas perbuatannya, FEF disangkakan melanggar Pasal 12 huruf b subsidair Pasal 5 ayat 2 Juncto ayat 1 huruf b dan lebih subsidair Pasal 11 Undang-Undang Tipikor Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 dan Pasal 65 KUHP.



SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent