Selasa, 09 Mei 2017

Hingga pukul 21, massa pendukung Ahok masih bertahan di depan rutan



PERISTIWA - Massa pendukung Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) masih terus melakukan aksi simpatik di depan Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Padahal, dari aturan yang berlaku massa diperbolehkan menggelar aksi paling lambat sampai pukul 18.00 wib.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan pihaknya tidak akan membubarkan paksa massa pendukung Ahok. Alasannya, sebagian besar massa yang menggelar aksi simpatik adalah perempuan.

"Kami masih upayakan persuasif. Kalau kita lihat struktur massanya, ini kan 80 persen ibu-ibu. Jadi dari sisi ini tentunya saya harus melihat dengan kekuatan polisi yang ada, yang dikerahkan hari ini kalau pun itu dibenarkan hanya pada ketidaktertiban," kata Andry di Rutan Cipinang, Jakarta, Selasa (9/5).

Andry mempersilakan massa menggelar aksi simpatik. Terpenting, kata dia, aspirasi disampaikan dengan tertib dan aman.

"Yang terpenting adalah mereka menyampaikan aspirasi itu dengan baik dan kita harapkan juga mereka akan tertib selesai pada waktu yang mereka sepakati untuk selesai. Lp juga bisa aman, kemudian kondisi lalu lintas juga bisa kita jaga terus menerus," ujar dia.

Kendati belum menentukan tenggat waktu aksi, Andry mengaku bakal terus berusaha meminta massa pendukung Ahok mempercepat aksi simpatik tersebut. Bahkan, sejauh ini diklaim dia pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak termasuk koordinator aksi agar secepatnya membubarkan diri.

"Kita berusaha secepat mungkin ini bisa terurai, bisa selesai. Ini kita lakukan semua langkah. Dialog, komunikasi dengan berbagai pihak. Sehingga tanpa kekuatan kepolisian kita bisa membubarkan diri dengan baik," pungkas Andry.



SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent