Jumat, 19 Mei 2017

Gusar Presiden Jokowi liat masyarakat masih saling menghujat


PERISTIWA - Presiden Joko Widodo terus mengingatkan masyarakat segera menghentikan aksi saling hujat. Bagi dirinya, perilaku masyarakat macam itu telah membuat bangsa Indonesia merugi dan semakin tertinggal dibanding negara lain.

Sebagai kepala negara, Jokowi mulai gusar. Seharusnya masyarakat bisa lebih maju. Salah satunya mengikuti perkembangan dan membarui teknologi. Jokowi menyayangkan masyarakat Indonesia malah masih senang berkutat dalam urusan demo hingga saling menghina.

"Kita masih berkutat hal yang tidak produktif, urusan demo, urusan fitnah, urusan hujat menghujat yang tidak produktif dan selalu negatif," kata Jokowi. "Apakah ini akan kita teruskan?" Sindiran itu disampaikan Jokowi saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2017 di Istana Negara,Jakarta, Kamis (18/5).

Melalui kemajuan teknologi, Jokowi meyakini bakal berimbas luas. Termasuk ke beberapa sektor, seperti pertanian dan kelautan. Sehingga nantinya nelayan dibawa agar bagaimana mereka bisa ke offshore, atau aquaculture. Sedangkan petani dibawa ke mekanisme dan teknologi modern.

"Kitanya terus menerus berpuluh-puluh tahun masalah irigasi enggak rampung-rampung. Masalah benih enggak rampung-rampung. Nelayan masalah cantrang enggak rampung-rampung. Kita mau ke mana? Enggak bisa kita seperti yang kemarin-kemarin. Saya sudah gregetan betul dengan masalah-masalah tidak produktif itu," ujarnya.

Kondisi panasnya suhu politik di Indonesia juga membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi resah. Pihaknya mengaku terus berusaha menyakinkan masyarakat dan dunia bahwa suasana di Indonesia terkendali. Apalagi proses demokrasi di Indonesia telah berjalan normal dan aman.

"Kami akan terus berusaha untuk bisa meyakinkan bahwa suasana keamanan ataupun ketertiban dan proses politik di Indonesia aman. Dilihat proses demokrasi yang normal," ujar Sri, Jumat pekan lalu.

Mantan Direktur Bank Dunia tersebut tetap berharap kondisi politik belakangan ini tidak mengganggu kestabilan perekonomian Indonesia. "Dibanding negara lain, ini sebagai bentuk aspirasi dari masyarakat. Kami harap ini tidak mengganggu confidence bagi ekonomi," terangnya.



SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent