Jumat, 19 Mei 2017

Anies-Sandi kirim surat ke Djarot untuk silaturahmi



Satudarahku - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat telah menerima surat dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno. Namun, dalam surat tersebut bukan ingin membicarakan program Anies-Sandi.

Surat tersebut bukan dari tim sinkronisasi yang ingin menyusun program untuk Anies-Sandi. Surat yang ditujukan kepada Djarot untuk sekadar silaturahmi.

"Tidak yang menyurati saya bukan tim sinkronisasi yang menyurati saya itu Pak Anies-Sandi untuk bersilaturahmi," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/5).

Mantan Wali Kota Blitar ini tidak dapat memastikan kapan pertemuan dengan Anies-Sandi akan dilakukan. "Kami akan jadwalkan kami akan jadwalkan," tutup Djarot.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, surat untuk melakukan audiensi telah sampai kepada Djarot. Namun, dia mengaku lupa kapan pastinya surat tersebut sampai ke Pemprov DKI Jakarta.

"Surat sudah disampaikan dari Pak Anies Pak Sandi tertanda minta audiensi. Waktunya terserah Pak Plt. Nanti dicek," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (18/5).

Dia mengungkapkan, Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2018 harus selesai dibahas dan disahkan sebelum tanggal 31 Mei 2017. Sehingga tim sinkronisasi harus lebih proaktif karena Pemprov DKI Jakarta tidak bisa menunggu.

"Kita kan taat jadwal. Daerah dan nasional bergulir nih, masa DKI mau berhenti. Sekarang jadwalnya persiapan RKPD. Masa kita berhenti dulu. Ya dijemput dong. Pro-aktif. Kalau mereka ada tim pro-aktif," tegasnya.

Mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini menjelaskan, tim transisi milik Anies-Sandi harus bisa aktif melakukan komunikasi untuk memperlancar pembahasan RKPD DKI 2018. Mengingat masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, seperti Recana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2022, APBD Perubahan DKI Jakarta 2017 dan Rancangan APBD DKI Jakarta 2018.

Walaupun tidak membentuk tim transisi, Saefullah menyakini, komunikasi dalam pembahasan RKPD 2018 dan RAPBD DKI Jakarta 2018 akan bisa dilakukan. Namun sebelum melakukan pembahasan bersama, tentunya harus mendapatkan persetujuan dari Djarot.

"Kita langsung saja. Tim kita ya TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) untuk membantu Anies Sandi bekerja sama dengan tim sinkronisasi. Nanti supaya landingnya bagus dan langsung pemerintahan berjalan bersama-sama," tutupnya.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent