Rabu, 12 April 2017

Tubagus Hasanuddin Puji Duet Ahok-Djarot


AGEN POKER TERPERCAYA
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Tubagus Hasanuddin menegaskan, cagub dan cawagub petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, tepat untuk melanjutkan kepemimpinannya di DKI Jakarta.

Menurut Hasanuddin, kepemimpinan Ahok selama ini telah menunjukan hasil yang memuaskan, terutama dalam melakukan reformasi birokrasi.

"Ahok-Djarot berhasil melakukan banyak terobosan pada sistem birokrasi, dari manajemen kepegawaian pemerintah, pengelolaan dan aset daerah, pelayanan dan perizinan," kata Hasanuddin yang juga Ketua DPD PDIP Jawa Barat ini di Jakarta, Sabtu (8/4/2017)

Ahok-Djarot, puji Hasanuddin, berkomitmen memberantas praktik korupsi, terutama korupsi di seluruh birokrat Pemprov DKI. Hasilnya, Ahok-Djarot meraih penghargaan dari Bung Hatta Anti Corruption.

Tak hanya itu, sambung Hasanuddin, rekam jejak Ahok di Belitung Timur dan Djarot di Blitar dalam memberantas korupsi sudah tidak diragukan lagi.

"Ahok-DJarot berhasil mendapatkan penghargaan Bung Hatta Anti Corruption award pada tahun 2013. Ini adalah satu bukti konkrit yang patut diapresiasi, tentu tidak semua kepada daerah mendapatkan penghargaan ini," ujarnya.

Untuk mewujudkan Jakarta yang lebih baik, kepemimpinan Ahok-Djarot, tambah Hasanuddin, konsisten mengusung kejujuran dalam bekerja.

Nilai-nilai ini, imbuh Hasanuddin, sudah dibawa Ahok-Djarot sejak lama. Terutama dalam proses mereka menjadi pelayan negara di DPRD, DPR, Pemerintah Kota dan Kabupaten dan terakhir Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

"Semakin hari, kita semakin melihat, pemimpin jujur seperti Ahok-Djarot sangat langka. Terobosan yang dilakukan oleh Ahok-Djarot, bukti keduanya adalah pelayan rakyat. Ini adalah fakta yang sudah dibuktikan selama ini," papar Hasanuddin.

Berdasarkan fakta atas keberhasilan kinerja dan integritasnya, Hasanuddin mengimbau rakyat Jakarta tak goyah dalam memilih pasangan Ahok-Djarot.

"Mari kita serahkan semuanya kepada rakyat Jakarta, karena dalam pilkada ini rakyat Jakarta lah yang mempunyai hak dalam menentukan nasibnya untuk 5 tahun ke depan. Bukan ditentukan oleh orang orang di luar Jakarta," tegas Hasanuddin.

Hasanuddin mengingatkan, jangan ada provokasi dari pihak mana-pun yang memiliki tujuan politik dengan menghembuskan isu SARA yang berdampak pada konflik.

"Tak perlu mereka dibawa atau didorong dalam konflik konflik yang tak penting. Karena sekecil apapun konflik yang terjadi, hanya akan merugikan rakyat Jakarta sendiri," Hasanuddin mengingatkan.


SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent