Rabu, 26 April 2017

Sebut Setnov hampir pasti tersangka, Yorrys ditelepon Idrus Marham


Satudarahku - Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, telah memanggilYorrys Raweyai terkait pernyataannya yang menyebut Setya Novanto bakal menjadi tersangka kasus dugaan korupsi kasus KTP elektronik (e-KTP). Yorrys mengatakan Setya Novanto bakal tersangka dalam sebuah diskusi di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/4) kemarin.

"Saya sudah telepon Bang Yorrys. Saya minta klarifikasi soal pernyataan-pernyataan yang telah disampaikan sebelumnya," kata Idrus di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (25/4).

Menurut dia, dari komunikasi tersebut diketahui ada kekeliruan pernyataan Yorrys di media. Idrus mengatakan, Yorrys mengaku maksud pernyataannya tersebut pada dasarnya untuk menyatakan bahwa Golkar perlu siap dalam kondisi apa pun.

"Bang Yorrys menjelaskan kepada saya bahwa sebenarnya yang dimaksudkan bukan seperti apa yang tertulis di media. Maksudnya, partai Golkar dalam Konsisi apa pun perlu siap," katanya.

Ia kemudian menyampaikan bahwa adapun menurutnya, partai Golkar perlu siap dalam segala macam keadaan. "Tidak ada masalah saja perlu siap, apalagi kalau ada masalah," tutupnya.

Sebelumnya, ketua Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Partai Golkar Yorrys Raweyai menduga, Setya Novanto tak lama lagi bakal menyandang status sebagai tersangka kasus yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun itu.

"Ketua Umum hampir pasti jadi tersangka. Kita harus pahami sekarang sudah pencekalan. Golkar ambil sikap proaktif untuk selesaikan ini demi partai," tegas Yorrys di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/4).

Yorrys mengatakan, konsolidasi internal bertujuan untuk menyelamatkan partai. Terlebih, dia berharap, partai paling tua di Indonesia ini tetap bisa ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi. Sehingga semua stakeholder partai dari DPP tingkat 1 dan 2, Dewan Pakar telah sepakat melakukan langkah konsolidasi tersebut.

"Kita sedang konsolidasi internal melihat dinamika proses Ketua Umum (Setnov). Apalagi hari Rabu kemarin transparan terbuka tentang siapa, jadi enggak usah bangun alibi praduga tak bersalah. Jadi gimana Golkar selamatkan partai," katanya.

Yorrys tidak dapat memastikan kapan langkah konkret akan diambil Partai Golkar. Bahkan, dia mengatakan, belum mengetahui langkah yang akan disepakati dan dijalankan untuk menyelamatkan partainya.

"Kita sedang mewacanakan dengan berbagai langkah landasan yang aturannya terkait dengan perundang-undangan," tutupnya.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent