Selasa, 25 April 2017

Respons Isu Reshuffle, JK: Itu Hak Presiden



Satudarahku - Signal tentang perombakan kabinet atau reshuffle kembali dimunculkan Presiden Joko Widodo saat memberi sambutan dalam Kongres Ekonomi Umat (KEU) pada Sabtu, 22 April 2017. Katanya, akan ada pencopotan menteri yang kerjanya tidak mencapai target pemerintah.


Wakil Presiden RI Jusuf Kalla merespons isu resuffle yang memang hak prerogatif Presiden. Kata JK, Presiden berhak untuk mencopot siapapun menteri yang bekerja tidak sesuai standart penilaiannya.

"Resuffle itu hak progresif Presiden, jadi tentu tergantung cara penilaian yang diadakan oleh Presiden," ujarnya saat ditemui di acara Kongres Ekonomi Umat 2017 di Hotel Sahid Jakarta, Senin, 24 April 2017.

Meskipun demikian, JK enggan mengungkapkan secara spesifik siapa nama-nama menteri yang dinilai tidak mumpuni tugasnya dalam pemenuhan target Pemerintah.

"Itu urusan Pemerintah," katanya.

Sebagai informasi, kala itu, Jokowi mencontohkan pada program pemerataan ekonomi yang tujuannya mengatasi ketimpangan dengan program redistribusi aset, reformasi agraria dan kemitraan.

Jokowi menyebutkan, ada 126 juta bidang tanah dan yang telah tersertifikasi baru sebanyak 46 juta bidang tahan. Artinya, masih terdapat 60 persen bidang tanah yang belum disertifikatkan.

Saat ini, Menteri Agraria dan Tata Ruang hanya mampu menerbitkan 400 sertifikat dalam waktu setahun. Menurutnya, dalam mengentaskan ketimpangan maka harus segera dipercepat penerbitan sertifikat lahan untuk masyarakat miskin.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent