Rabu, 19 April 2017

Ketua DKPP Berharap Anies dan Ahok Hadir di Persidangan



Satudarahku - Sidang kode etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait netralitas penyelenggara Pilkada DKI Jakarta akan dilanjutkan pada Senin 3 April 2017. Ketua DKPP Jimly Ashiddiqie berharap kedua pasangan calon bisa hadir dalam persidangan nanti.

"Kalau Pak Anies mau datang, ya syukur. Pak Ahok juga. Coba ditanya, kalau dia mau datang, bagus. Kalau tidak, minimum timsesnya hadir," kata Jimly di Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta, Kamis, 30 Maret 2017.

Jimly menilai masuknya perkara ini ke dalam persidangan adalah karena adanya masalah komunikasi di antara penyelenggara Pemilu atau KPU DKI Jakarta, dengan masing-masing calon dan timsesnya.

"Dengan komunikasi semua masalah bisa dipecahkan. Niatnya melayani. Kalau miskomunikasi, jadi repot semua," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Jimly meminta KPU DKI Jakarta bisa menyediakan ruangan khusus bagi masing-masing timses pasangan calon di kantor KPU DKI. Hal itu mengatasi kesalahan komunikasi.

"Tidak perlu ada saling curiga. KPUD tolong sediakan kantor untuk LO dua paslon. Peresmiannya undang Basuki dan Anies, berikan kunci," kata Jimly.

Sebelumnya, sidang kode etik DKPP membahas soal dugaan keberpihakan penyelenggara Pilkada DKI kepada salah satu calon. Sidang hari ini memanggil Ketua KPU DKI Sumarno dan Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent