Senin, 24 April 2017

Buntut kecelakaan beruntun, Polres Bogor gelar razia di jalur Puncak


PERISTIWA - Aparat Polres Bogor melakukan razia di jalur Puncak. Razia tersebut menyusul kecelakaan maut yang menewaskan empat orang dan enam luka-luka di Tanjakan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Sabtu kemarin.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada bus yang melakukan pelanggaran tersebut.

Hasby menambahkan, bus yang tak laik jalan nantinya akan dilarang melintas dan diminta untuk mengganti dengan bus yang layak.

"Kita juga kerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memeriksa angkutan jalan. Kalau tidak laik, ya tidak boleh jalan, apalagi bus. Nanti kita periksa di masing-masing PO-nya," ucap Hasby.

Dalam razia tersebut, petugas mendapati sejumlah bus yang tidak laik jalan dan tak dilengkapi SIM maupun STNK. Polisi pun memberlakukan penilangan dan beberapa bus diminta untuk memutar balik.

Ia menuturkan, secara kasat mata, memang sulit untuk membedakan mana kendaraan yang layak jalan atau tidak. Pemeriksaan secara menyeluruh perlu dilakukan agar memastikan buruk atau tidaknya kendaraan tersebut.

"Kalau ditemukan ada bus yang mogok dan tidak layak akan kita suruh balik, sebab beresiko. Kami tidak ingin kejadian kecelakaan kemarin terulang. Ini juga untuk keselamatan semuanya," tutupnya.



SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent