Jumat, 21 April 2017

Ahok jamin partai pendukung tak bakal ribut dengan Anies


Satudarahku - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Anies menemui Ahok lantaran sudah memenangi Pilgub DKI meski baru versi hitung cepat, belum resmi dari KPU DKI.

Anies mengaku sengaja datang pagi-pagi dikarenakan hari ini Ahok akan menjalani persidangan. Ahok tiba di Balai Kota sekitar pukul 07.00 WIB. 30 Menit kemudian Anies tiba dan mereka langsung mengadakan pertemuan.

Dalam kesempatan itu, Ahok menegaskan partai pendukungnya tidak akan memperlambat kinerja Anies nantinya. "Saya jamin pendukung saya enggak bakalan ribut, kita percaya kok semua Tuhan yang ngatur, takdir Tuhan yang menentukan," kata Ahok di Balai Kota, Kamis (20/4).

Selain itu, Ahok mengungkapkan pertemuan mereka membahas kesesuaian anggaran untuk program-program yang nantinya akan dijalankan oleh Anies. "Misalnya, contoh kan kita ingin ada Kartu Jakarta Lansia (KJL) ini kan APBD-P (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-Perubahan) saya yang nyusun," kata.

Untuk itu, Ahok meminta supaya partai pengusung Anies di DPRD yakni Gerindra dan PKS bisa bekerjasama dengan baik bersama agar tidak terjadi bentrok pendapat dalam penyusunan APBD-P yang rencananya akan dilakukan sekitar bulan Juni nanti. "Jangan sampai bentrok kemudian berantem, entar enggak selesai. Misalnya Pak Taufik Gerindra ngotot, kalau ngotot kasihan Pak Aniesnya entar enggak beres," ujar Ahok.

Ahok kemudian meminta Anies untuk mengirim tim agar penyusunan APBD-P bisa berjalan lancar dan tepat waktu. Karena jika terhambat, penyusunan kembali baru bisa dilakukan bulan Desember untuk APBD yang baru.

"Pak Anies kirim saja timnya ke sini biar cepat supaya bisa menuhin janji-janjinya jadi kita perlu bantuan juga. Kasihan Pak Anies kalau Desember baru susun enggak akan keburu," terang Ahok.

Ahok menegaskan, dukungan dari semua parpol pendukung Anies harus dilakukan sedari awal. Selain itu, Ahok juga menyampaikan beberapa infrastruktur mengenai BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yang ada di Jakarta.

Ahok menyatakan bahwa masa transisi ini tidak akan terlalu sulit karena bukan transisi presiden dan struktur PNS nya juga tidak mengalami perubahan dan pendukungnya pun tidak akan melakukan keributan.

"Ini juga bukan transisi Presiden, ini PNSnya masih sama. Ini yang saya cocokkan, saya bilang ini terbuka," katanya.

SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent