Selasa, 11 April 2017

AGEN POKER TERPERCAYA - KontraS sayangkan Indonesia masih terapkan hukuman mati


AGEN POKER TERPERCAYA - Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Yati Andriani memaparkan banyaknya negara yang mulai meninggalkan hukuman mati. Hingga Oktober 2016, setidaknya sudah ada 104 negara telah menghapuskan kebijakan tersebut dalam segala kategori tindak pidana.

Namun, Yati menyayangkan, Indonesia masih belum mengikuti kecenderungan positif negara-negara di dunia untuk menjauhi praktik hukuman mati. Sebab terjadi kenaikan signifikan pemberian hukuman mati. Karena setidaknya ada 21 orang divonis mati sepanjang Januari-Maret 2017 ini.

"Indonesia dalam semangat memberikan efek jera, justru memperkuat legitimasi penerapan hukuman mati. Penerapan ini lebih banyak dipakai untuk menguatkan retorika perang melawan narkotika," katanya di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/4).

Dia mengungkapkan, Indonesia bukan merupakan satu-satunya negara yang menerapkan hukuman mati atas kejahatan narkotika. Masih ada 32 negara lainnya yang menerapkan pola hukum serupa, walaupun definisi dan standar penghukuman mati berbeda-beda sesuai dengan tingkat keterlibatannya.

"Artinya ada upaya untuk memikirkan kembali langkah yang tepat dalam mengelola regulasi peredaran obat dan metode hukuman yang efektif untuk digunakan," terangnya.

Berdasarkan catatan Kontras, Januari hingga September 2016 tidak kurang ada 35 kasus vonis hukuman mati di Indonesia. 25 Kasus terkait dengan narkotika dan 10 kasus lainnya terkait dengan pembunuhan dan kejahatan seksual.

"Jakarta menjadi kota di mana vonis hukuman mati paling banyak dijatuhkan yakni 10 kasus, Sumatera Utara ada 6 kasus, Jawa Timur 4 kasus, Banten dan Jawa Tengah dengan 3 kasus," tutup Yati.


SATUDARAHKU

SATUDARAHKU.COM Situs Berita Hari Ini Indonesia Yang Memberikan Kabar Harian Berita Terkini dan Terbaru Setiap harinya . Seputar Berita Politik, Bisnis, Dan Gosip Terkini Secara Akurat

Recent